THE LAST EMPEROR EDISI TERAKHIR YAMAHA NEW SCORPIO Z LIMITED EDITION

Selamat pagi, siang, sore dan malam pembaca semua.

Di artikel perdana blog sederhana ini, saya akan membahas sedikit cerita tentang yamaha new  scorpio Z limited edition (LE) edisi tahun 2015, edisi terakhir dan dapat dikatakan unit NOS (New Old Stock) karena memang merupakan produksi tahun 2015 yang baru saya dapatkan di akhir 2017.

Mungkin perlu saya sampaikan, bahwa new scorpio z LE ini adalah motor scorpio ke 4 yang pernah saya miliki setelah 3 unit dengan type dan warna berbeda sebelumnya telah berpindah tangan.

Bermula dari membaca sebuah artikel di salah satu blog kondang tentang species terakhir dari motor ini, saya menghubungi kontak yang ada di blog tersebut untuk menanyakan kebenaran informasi unit terakhir yang masih ada tanpa menaruh harapan yang berlebihan…khawatir kecewa manakala unitnya ternyata tidak ada.

Namun memang masih berjodoh, akhirnya unit tersebut berhasil saya dapatkan melalui salah satu dealer yamaha yang cukup besar di daerah cibubur jakarta timur.

Secara spesifikasi, motor ini tidak berbeda dengan motor new scorpio z lainnya yang sama-sama kita ketahui, namun yang menjadikan “dia” unik dimata saya adalah karena status Limited edition-nya yang menurut informasi hanya tersedia 500unit saja.

Hal lainnya yang menjadikan saya memiliki keinginan kuat untuk memilikinya adalah model grafis yang menurut saya seperti model jubah dengan paduan warna emas  yang elegan (agak lebay) termasuk sentuhan warna emas di beberapa bagian lainnya menjadikannya pas jika saya beri julukan “the last emperor” sesuai judul artikel ini.

Ghelow.com -  Gonta ganti Motor antara Kebutuhan atau Keinginan

 

Seperti kebiasaan saya terhadap kendaraan saya lainnya, motor ini pun saya beri nama. Dan nama yang saya sematkan untuk motor ini adalah “goldenboy” yang terinspirasi dari sentuhan warna emas dibeberapa bagian tadi.

Last, motor ini sejatinya saya niatkan hanya sebagai koleksi saja, terlihat dari posisi odometernya yang baru menunjukkan angka 11,7km yang didapat dari hasil 1 (kali) dipakai untuk isi bensin ke SPBU plus dorong-dorong ketika ingin dipanaskan seminggu sekali.

 

Selebihnya motor ini hanya berdiam diri dengan “selimut hangat”-nya.

 

Sementara untuk aktifitas harian, saya menggunakan kendaraan lain, yang  akan saya tulis juga di artikel terpisah.

Terimaksih sudah menyempatkan waktu untuk membaca tulisan ini, mohon maaf jika ada kekurangan dan jika ada yang ingin disampaikan atau ditanyakan, dapat kita diskusikan lebih lanjut di kolom komentar.

~Jemmy~

COMMENTS (5)

  • comment-avatar

    dijaga ati-ati tuh si Goldenboy … soale lagi ada anjuran buat nyari racun kalajengking yg konon katanya lebih mahal harganya dari emas

    ntar kalo ada tawaran di bawah 100 juta, anggap aja cuman bantu sundul xixixixixi

  • comment-avatar
    Royben May 2, 2018

    Ajiib surajib ituh, bang Jems…simpen buat koleksi

  • comment-avatar

    Mudah-mudahan istiqomah ya buat tetap sebagai barang koleksi.
    Soalnya kadang masih suka gatel juga pingin nunggangin nih motor buat sunmori atau bahkan turing 🙂

    • comment-avatar

      ngah… mending beli lagi aja buat dibejek2 dan disiksa, goldenboy mah biarin aja jadi pajangan wkwkwk

  • comment-avatar

    […] Tengki yang karatan mang musuh motor laki, dipake atau ngga dipake (lirik goldenboy). […]